Menyampaikan Topik Cerita
Anda telah belajar mendengarkan isi berita dalam Pelajaran 1 bagian A. Kali ini, Anda akan menyampaikan topik uraian yang didengar. Akan tetapi, sebelumnya ikutilah proses pembelajaran berikut. Seorang teman Anda akan membacakan uraian berikut. Simaklah pembacaan tersebut dengan saksama. Agar dapat menyimak dengan baik, tutuplah buku Anda. Sambil menyimak, catatlah pokok-pokok uraian yang didengar.
Mengatasi Polusi dengan Biaya Murah
Jangan membayangkan pencemaran itu hanya berasal dari limbah pabrik. Pencemaran dapat terjadi di mana saja dan dari apa saja. Salah satu sumber pencemar yang sampai saat ini masih sangat terabaikan adalah limbah pertanian dan peternakan. Kenyataan ini tidak hanya terjadi di negara berkembang, tetapi juga di negara yang sudah maju sistem pengelolaan limbahnya, seperti Amerika.
Di Indonesia, dampak pencemaran limbah pertanian dan peternakan terutama terasa di perairan sungai. Tidak banyak yang menyadari, limbah pertanian berupa pupuk dan pestisida yang terbawa air atau berbagai antibiotik, hormon, pakan yang terbuang, dan kotoran ternak dalam jumlah besar, dapat sama bahayanya dengan limbah yang berasal dari industri. Dampak terhadap lingkungan sekitar akan makin berat jika keluarga petani kecil yang berusaha di suatu tempat, kemudian digantikan oleh perusahaan lebih besar yang mengoperasikan lahan tanam berhektare-hektare atau ternak ratusan ekor. Kenyataan menunjukkan volume limbah yang makin lama makin menggunung tidak dapat lagi diatasi secara alami oleh bakteri ataupun binatang pengurai di alam. Padahal, begitu kotoran ternak mencemari sumber air, bakteri maupun nutrisi dapat membahayakan kesehatan manusia. Oleh karena itu, cacing tanah sebagai pengolah limbah sebenarnya dapat menjadi jalan keluar yang mudah dan murah. Apalagi cacing tanah yang selama ini diabaikan hidup di berbagai kawasan di Indonesia. Di Amerika, penggunaan cacing tanah sudah menjadi bisnis tersendiri. Di internet, misalnya, dapat ditemukan perusahaan yang khusus menjual cacing tanah untuk berbagai keperluan: penyubur lahan pertanian sampai ke pengurai sampah organik dari pertanian maupun ternak. Suatu perusahaan yang menyebut dirinya The Yelm Earthworm & Casting Farm, misalnya, bahkan sudah berdiri sejak 1991. Perusahaan ini tidak hanya menjual cacing untuk penyubur tanah atau pengurai tanah, tetapi beragam informasi dan artikel gratis tentang manfaat ekologi maupun ekonomi penggunaan cacing tanah. Hasil penelitian Trevor Piearce dari Departemen Sains Biologi di Universitas Lancaster, Inggris, makin memperluas pemanfaatan cacing meski dari jenis yang berbeda. Cacing yang termasuk dalam keluarga Lumbricidae memang banyak jenisnya.Temuan Piearce berupa Lumbricus rubellus yang tampak sehat di tanah beracun di tanah-tanah sekitar Devon Great Cansols, Inggris, tentulah dapat dimanfaatkan untuk mengelola lingkungan kawasan di Indonesia. Sudah bukan rahasia lagi kalau masih banyak kawasan pertambangan di Indonesia tidak dikelola dengan benar sehingga tercemar logam berat. Belum lagi di kawasan-kawasan yang menjadi tempat pembuangan akhir (TPA). Cara pembuangan sampah di Indonesia yang tidak memisahkan jenis sampah-sampahnya mengandung logam atau tidak. Bakteri dan aki, misalnya, amat potensial mencemari (TPA). di tanah air. Oleh karena itu, informasi cacing ini bisa menjadi salah satu jalan untuk mengatasi pencemaran lingkungan di Indonesia. Masalahnya, tinggal apakah kita mau atau tidak?
Sumber: Kompas, April 2003 dengan pengubahan
Berbagai jenis organisme yang toleran terhadap pencemaran, yaitu
(1) cacing tanah, {2) keong, {3} kutu, {4) larva blacfly, {5} pacet |
Setelah menyimak uraian tersebut, Anda tentu sudah mencatat pokok-pokok isinya. Bandingkanlah hasil catatan Anda dengan pokok-pokok uraian berikut.
1. Pencemaran itu dapat terjadi di mana saja dan dari apa saja.
2. Salah satu sumber pencemaran yang sampai saat ini masih terabaikan adalah limbah pertanian dan pe ternakan.
3. Di Amerika, cacing dijadikan pengolah limbah dan telah menjadi bisnis tersendiri.
4. Informasi mengenai kegunaan cacing sebagai pengolah limbah, semestinya dapat menjadi salah satu jalan untuk mengatasi pencemaran lingkungan di Indonesia.
Selain mengetahui pokok-pokok uraian, Anda pun sebaiknya mengetahui isi uraian secara terperinci. Dengan mengetahui isi uraian secara terperinci, Anda dapat menceritakannya kepada teman. Berikut ini contoh memerincikannya. Ayo, lakukanlah secara bergiliran.
2. Salah satu sumber pencemaran yang sampai saat ini masih terabaikan adalah limbah pertanian dan pe ternakan.
3. Di Amerika, cacing dijadikan pengolah limbah dan telah menjadi bisnis tersendiri.
4. Informasi mengenai kegunaan cacing sebagai pengolah limbah, semestinya dapat menjadi salah satu jalan untuk mengatasi pencemaran lingkungan di Indonesia.
Selain mengetahui pokok-pokok uraian, Anda pun sebaiknya mengetahui isi uraian secara terperinci. Dengan mengetahui isi uraian secara terperinci, Anda dapat menceritakannya kepada teman. Berikut ini contoh memerincikannya. Ayo, lakukanlah secara bergiliran.
Pencemaran ternyata dapat terjadi di mana saja dan dari apa saja. Salah satu sumber pencemaran yang sampai saat ini masih diabaikan adalah limbah pertanian dan peternakan. Ada pun cara menanganinya dan saat ini masih belum banyak diketahui orang, yaitu dengan menggunakan cacing tanah. Cacing tanah ini dapat digunakan sebagai pengolah limbah. Negara yang telah mempraktikkannya adalah Amerika. Bahkan, di sana telah menjadi bisnis tersendiri.
Di lain pihak, Indonesia masih belum menerapkannya. Padahal, informasi ini dapat menjadi salah satu jalan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Hal ini, hanya terdapat pada masalah mau atau tidak untuk menerapkannya.
Saat teman Anda menyampaikan isi uraian, Anda tentu ingin mengajukan pertanyaan jika terdapat hal yang kurang dipahami. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan tersebut seperti contoh-contoh berikut.
Di lain pihak, Indonesia masih belum menerapkannya. Padahal, informasi ini dapat menjadi salah satu jalan untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Hal ini, hanya terdapat pada masalah mau atau tidak untuk menerapkannya.
Saat teman Anda menyampaikan isi uraian, Anda tentu ingin mengajukan pertanyaan jika terdapat hal yang kurang dipahami. Ajukanlah pertanyaan-pertanyaan tersebut seperti contoh-contoh berikut.
1. Mengapa Indonesia belum menerapkan penemuan ini?
2. Apakah hambatan di Indonesia untuk menerapkannya?
Bagi teman yang menyampaikan uraian, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tersebut! Contohnya,
2. Apakah hambatan di Indonesia untuk menerapkannya?
Bagi teman yang menyampaikan uraian, jawablah pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tersebut! Contohnya,
1. Indonesia belum menerapkan teknologi ini disebabkan oleh kurang tersosialisasinya informasi ini. Selain itu, banyak pengusaha yang belum menyadarinya.
2. Hambatan di Indonesia yang belum menerapkan cacing sebagai pengolah limbah yaitu kurangnya kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
Setelah menyimak uraian yang disampaikan teman, nilailah isi uraian yang disampaikannya! Berikut ini contohnya.
2. Hambatan di Indonesia yang belum menerapkan cacing sebagai pengolah limbah yaitu kurangnya kesadaran dari masyarakat itu sendiri.
Setelah menyimak uraian yang disampaikan teman, nilailah isi uraian yang disampaikannya! Berikut ini contohnya.
Saya sangat kagum dengan penyampaiannya. Selain terpe rinci, juga mudah dipahami. Akhirnya, saya pun mengerti seperti telah membaca uraian tersebut.
Selanjutnya, simpulkanlah uraian teman dalam kalimat yang lugas. Contohnya,
Selanjutnya, simpulkanlah uraian teman dalam kalimat yang lugas. Contohnya,
Berdasarkan uraian yang disampaikan oleh kamu, saya dapat menyimpulkan bahwa cacing tanah sebagai pengolah limbah memang perlu diterapkan di Indonesia. Selain biayanya murah, juga sangat efektif.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar