Jumat, 14 Maret 2014

Menulis Paragraf Persuasi

Menulis Paragraf Persuasi


Dalam pembelajaran sebelumnya, Anda telah mempelajari pola paragraf deduktif. Sekarang Anda akan belajar menulis paragraf persuasi. Paragraf persuasi mula-mula memaparkan gagasan dengan alasan, bukti, atau contoh untuk meyakinkan pembaca. Kemudian, diikuti dengan ajakan, bujukan, rayuan, imbauan, atau saran kepada pembaca. Paragraf ini menitikberatkan agar pembaca mau mengikuti kehendak penulis.

Perhatikan contoh paragraf persuasi berikut.

        Banyak orang yang meremehkan sampah. Bahkan, tidak terpikirkan hal yang akan ditimbulkannya. Walaupun tempat sampah banyak disediakan, tetapi kepedulian seseorang terhadap sampah sangat kurang. Sebagai siswa, kamu sebaiknya menyadari dan memiliki sikap peduli terhadap sampah. Oleh karena itu, buanglah sampah pada tempat sampah.

Berdasarkan paragraf persuasi tersebut, tentukanlah ide pokok dan ide penjelasannya. Bandingkanlah hasilnya dengan contoh berikut.

Ide pokok : Buanglah sampah pada tempatnya.
Ide penjelas :
        1. Banyak orang meremehkan sampah.
        2. Tidak terpikirkan hal yang ditimbulkannya.
        3. Kepedulian seseorang terhadap sampah sangatkurang.
        4. Siswa sebaiknya dan memiliki sikap peduli terhadap sampah.

        Kebersihan adalah hal terpenting dalam kehidupan. Tanpa kebersihan, mungkin dunia kita akan dipenuhi dengan sampah. Di mana-mana terjangkit beragam jenis penyakit yang akan menghantui manusia. Beragam bencana pun akan timbul. Oleh karena itu, marilah kita ciptakan kebersihan di mana pun kita berada.

Tentukan juga ide pokok dan ide penjelas paragraf tersebut. Bandingkan dengan contoh berikut! Adakah kesamaan atau perbedaannya? Diskusikanlah bersama teman-teman Anda.

Ide pokok : Kebersihan adalah hal terpenting dalam kehidupan.
Ide penjelas :
        1. Dunia akan dipenuhi sampah.
        2. Terjangkit beragam penyakit.
        3. Timbul bencana.
        4. Ciptakanlah kebersihan.

Langkah pertama saat menulis paragraf persuasi, yaitu menentukan topik paragraf persuasi terlebih dahulu. Untuk menentukan topik paragraf persuasi, sebenarnya sama dengan menentukan topik paragraf lain. Perbedaannya adalah paragraf persuasi berfungsi untuk menyakinkan pembaca atau pendengar. Dalam paragraf yang telah Anda baca, topiknya sebagai berikut.
        1. Meyakinkan untuk membuang sampah pada tempatnya.
        2. Meyakinkan tentang perlunya membina kebersihan.

Setelah mengetahui bagaimana cara menentukan ide pokok dan ide penjelas serta topik paragraf persuasi, susunlah paragraf persuasi sesuai dengan tujuan/keperluan! Berikut ini contohnya.

Lingkungan yang bersih selalu terbebas dari pencemaran. Baik itu pencemaran udara air, dan tanah. Dengan keadaan seperti ini kehidupan kita pun akan terbebas dari berbagai pe nyakit. Oleh karena itu, mari kita ciptakan lingkungan yang bersih.

Mengenal Lebih Dekat
Penalaran gereralisasi dapat digunakan untuk menyimpulkan sebuah paragraf. Biasanya penalaran ini didahului dengan uraian terlebih dahulu kemudian disimpulkan dalam kalimat akhir. Kalimat awal merupakan data-data yang menguatkan kalimat akhir.

Sumber: Sintaksis Suatu Tinjauan Eeskriptif,2001


Nah, sekarang berlatihlah menyusun paragraf persuasi dengan mengerjakan latihan berikut.

Latihan pemahaman

1. Susunlah paragraf persuasi dengan topik "Lingkungan Hijau".
2. Susunlah paragraf persuasi berdasarkan topik dan kerangka yang telah dibuat sebelumnya.
3. Bacalah hasilnya di depan teman Anda! Mintalah teman untuk menyimak dan menanggapi paragraf yang Anda buat tersebut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Facebook Comments